Setelah delapan tahun paska serangan WTC di jantung Amerika 2001 silam, atau yang kita kenal dengan peristiwa 9/11. Kemudian Amerika menunjuk hidung Taliban sebagai biang kerok dan pelindung Syaikh Mujahidin Usamah Bin Ladin, dan menjadikannya sebagai legitimasi untuk melakukan invasi bersama dengan sekutu-sekutu kekafiran dari berbagai negara, kini Taliban berhasil mengumpulkan lagi kekuatan dan menunjukkan eksistensinya di 80% wilayah Afghanistan berdasarkan peta yang dirilis International Council on Security and Development (ICOS).
Ini Meningkat dari 72% pada Nopember 2008 silam. Sementara di 17% wilayah lainnya bukan kosong dari taliban, hanya saja aktivitas mereka tidak sepadat di 80% wilayah yang dikuasainya. Jadi secara kasar dapat dikatakan saat ini Taliban menguasai hampir seluruh Afghanistan.
“Meskipun puluhan ribu pasukan asing dikerahkan untuk keamanan Afghanistan, di pihak lain, penyebaran dan kemajuanaksi-aksi Taliban tidak perlu lagi dipertanyakan”, cetus Norine MacDodald QC, Presiden dan Peneliti Ladang Timah untuk ICOS.
Metodologi ICOS dalam Menunjukkan Data Kekuasaan Taliban
Data detail tentang eksistensi Taliban di Afghanistan di kumpulkan berdasarkan operasi serangan harian yang dilakukan Taliban antara Januari hingga September 2009. ICOS yakin bahwa tingkat kejadian yang terekam pada metode ini bersifat konservatif, data dikumpulkan berdasarkan laporan-laporan publik dari pihak ketiga dan belum semua insiden dipublikasikan. (Afz/ICOS/Jurnalislam)

