Kudus – Sekitar pukul 23.00 jenazah asy Syahid -Insya Allah Kamaa Nahsabuhu- Urwah (Bagus Budi Pranoto) tiba di kediaman orang tuanya di desa Mijen, Kudus. Tak lama setelah ambulan yang membawa jenazah berhenti, enam orang dari panitia perawatan jenazah segera bergegas menurunkan asy syahid Urwah dan disambut ratusan pentakziah yang telah menunggu sejak sore.
Jenazah dibawa masuk dan disemayamkan ke dalam rumah yang dijaga ketat oleh panitia, dan hanya keluarga serta beberapa kerabat yang diijinkan masuk.
Sementara di luar pentakziah tiba-tiba riuh, menengadah dan menunjuk keatas langit, subhanallah tampak pemandangan yang luar biasa, bulan yang saat itu terang walau tidak penuh, disekitarnya muncul awan kekuningan membentuk lafadz ALLAH sejurus kemudian awan tersebut memendar membentuk lafadz LAAILAAHAILLALLAH. Tak sedikit yang menangis haru menyaksikan fenomena tersebut. Kami pun dengan segera berusaha mengabadikan momen tersebut dengan kamera, namun sayangnya empat jepretan yang kami bidikkan tidak mampu merekam kejadian luar biasa itu. Hasil yang kami dapat sangat mengherankan, dua foto tidak menunjukkan gambar apa-apa, dua lainnya menampilkan gambar bulan yang tampak bias hingga terlihat menjadi dua dan tiga. Beberapa orang lainnya yang juga berusaha memotret dengan kamera maupun handphone setelah kami coba untuk sharing hasil fotonya juga mengalami hal yang sama. Namun kami sangat bersyukur dapat ikut menyaksikan kejadian tersebut dengan mata kepala kami sendiri.
Seorang pentakziah menceritakan, sekitar ba’da Isya tadi juga muncul tanda-tanda yang istimewa. Sebuah bintang yang sangat terang tampak bersinar bersanding disamping bulan, sementara di sekitarnya tampak kilau seperti pelangi yang melingkar …
Satu hal lain yang kami syukuri adalah, kami dari tim liputan jurnalislam.com secara eksklusif bersama rekan-rekan dari tim muslimdaily.net diberi kesempatan untuk bisa masuk ke ruang persemayaman jenazah dan mengambil foto.
Jenazah Urwah yang sudah berumur sekitar dua minggu ditahan dan ditunda-tunda pengembaliannya oleh aparat kepolisian (semoga Allah melaknat mereka jika tidak bertaubat) tersebut masih tampak segar dimata kami, tidak ada bau busuk sedikitpun yang keluar darinya. Seperti layaknya jenazah secara umum jika tidak segera dikuburkan. Wajahn Urwah masih tampak cerah dengan mata dan bibir sedikit terbuka.
Rencananya jenazah Urwah akan dimakamkan pagi nanti pukul 09.00 waktu setempat. (Afz/Jurnalislam.Com)
