Berita

14-04-2011

KY Menemukan Pelanggaran Profesional Hakim

More articles by »
Written by: amd

Jakarta – Komisi Yudisial (KY) menemukan indikasi adanya pengabaian bukti yang dilakukan hakim pada perkara Antasari Azhar. Pihak Antasari menilai temuan KY ini bisa menjadi bahan untuk mengajukan peninjauan kembali (PK).

“Jika KY menyarankan majelis tidak pertimbangkan fakta-fakta persidangan, ini akan menjadi fakta baru dan novum bagi kami,” kata kuasa hukum Antasari Juniver Girsang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jakarta, Rabu (13/4/2011) petang.

Jika temuan KY tersebut nantinya benar-benar terbukti, pihak Antasari, kata Juniver akan memasukannya dalam PK sebagai novum atau fakta baru.

“Memang kmi sejak putusan di PN Jaksel langsung kirim surat ke KY, protes minta putusan itu dieksaminasi karena tidak memuat fakta-fakta persidangan, jelas ini melanggar,” ujarnya.

Seperti diberitakan, KY menemukan indikasi pelanggaran profesionalitas hakim yang menangani persidangan Antasari Azhar. KY mensinyalir ada sejumlah bukti-bukti penting yang justru tidak dihadirkan hakim.

“Kesimpulan sementaranya adalah ada potensi pelanggaran perilaku hakim, terutama dalam hal profesionalitas karena mengabaikan bukti-bukti kuat yang ada di persidangan,” kata juru bicara KY, Asep Rahmat Fajar, di Jakarta, Rabu (13/4/2011).

KY telah menelaah dokumen pengaduan yang dilaporkan pihak Antasari. KY juga menelaah dokumen yang diperoleh dari hasil investigasi.

“Oleh karena itu sekarang KY melangkah ke tahap berikutnya, yaitu akan meminta keterangan dari para pihak, dimulai dari pelapor, saksi dan ahli, seperti ahli balistik, IT dan lain-lain,” terangnya.

Asep merinci, sejumlah bukti yang tidak disentuh hakim dan cenderung diabaikan yakni terkait bukti dan keterangan ahli terkait senjata dan peluru yang digunakan.

“Juga terkait teknologi informasi, dalam hal ini pengiriman SMS dari Antasari,” imbuhnya.






 
 

 
Warga Dayak: Brutal

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW FPI diHancurkan Warga Dayak, Aparat Diam saja!

Pontianak : Warga Dayak kembali berulah setelah tahun 26 Februari 2010 silam mereka membunuh kaum muslimin Madura dan kini giliran rombongan Habaib dan ustadz FPI yang sedianya menghadiri acara pelantikan dan Maulid Nabi dihad...
by det
4

 
 
Son Hadi - Direktur JMC

Anggota Fraksi Demokrat tersinggung nasehat Ust. Sonhadi di Gedung DPR

JAKARTA. RUU Ormas kini mulai menjadi pembahasan di Gedung DPR.  Anggota pansus RUU Ormas mengundang beberapa ormas untuk rapat dengar pendapat umum rancangan undang-undang ormas di gedung DPR-RI. beberapa hal yang menjadi pe...
by det
0

 
 
 

Ust.Rosyid Ba’asyir: Berhati-hatilah Kalian Dalam Urusan Istitho’ah

SURABAYA : Berikut ini adalah petikan pesan dari ust. Rosyid Ridho Ba’asyir, beliau adalah putra kedua ustad Abu Bakar Ba’asyir dan sekarang beliau mengajar di Ma’had ‘Aly Darul wahyain Magetan. Pesan te...
by det
0

 

 
 

Anggota DPR Termiskin Dapat Rp 1,03 Miliar per Tahun

Jakarta – Pantas saja banyak orang bersedia melakukan segala cara demi untuk masuk menjadi kader partai dengan tujuan bisa menjadi anggota DPR. Betapa tidak, seorang anggota DPR disamping menerima gaji minimal Rp 51 jutaan pe...
by brm
0

 
 
 

Perampokan Kepengurusan Masjid Al-Ihsan Sabilillah

SURABAYA : Masjid Al-Ihsan Sabilillah Sidotopo yang rencananya jumat 10 pebr’2012 tadi siang diserahkan warga sidotopo ke pihak Muhammadiyah selaku pemilik sah kepengurusannnya digagalkan oleh sejumlah warga yang tidak su...
by Redaksi
2

 




The Latest