DAMASKUS : Pasukan keamanan Suriah menggunakan gas air mata membubarkan ratusan ribu demonstran yang berkumpul di kota-kota di seluruh negeri dalam melancarkan aksi protes terbesar sejak sembilan bulan aksi menentang terhadap Presiden Bashar al-Assad, Jum’at.
Para aktivis mengatakan mereka bertujuan menunjukkan kekuatan mereka kepada Liga Arab yang memonitor situasi di Suriah. Para pengamat tiba di Suriah pekan ini akan menilai, apakah Damaskus menghentikan kekerasan terhadap para demonstran.
Para Penggiat Hak Asasi Manusia di Suriah, mengatakan sedikitnya 250.000 domanstran yang turun di jalan-jalan Idlib, Hama dan Douma, yang berada di pinggiran Damaskus, di mana ratusan demosntran melakukan memprotes. Televisi Al Jazeera memperlihatkan gambar dari apa yang tampak puluhan ribu demonstran di distrik Homs.
Pengamat Hak Asasi Manusia mengatakan pengunjuk rasa melemparkan batu ke pasukan keamanan di Douma. Setidaknya 24 orang terluka. Suriah melarang wartawan asing dan tidak dapat memverifikasi keakuratan laporan ini. Sementara itu, pemerintah Gedung Putih sedang mempertimbangkan penggunaan kekuatan militer untuk mengakhiri rezim Bashar al-Assad. (eramuslim/jurnalislam.com)
